Showing posts with label Pembelajaran Daring Sosiologi Kelas XII IPS Tapel 2020-2021. Show all posts
Showing posts with label Pembelajaran Daring Sosiologi Kelas XII IPS Tapel 2020-2021. Show all posts

Wednesday, September 23, 2020

Pembelajaran Daring Sosiologi Kelas XII IPS SMA Negeri 2 Kraksaan, Rabu 23 September 2020

 Selamat pagi anak-anakku kelas XII IPS, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat dan tetap konsisten melaksanakan protokol kesehatan yaa. Kita akan masuk pada bab II, namun sebelum membahas materi, saya akan menyampaikan tentang Kompetensi Dasar (KD) pada pembelajaran bab II ini. 

KD pada bab ini yakni KD 3.2 dan KD 4.2. KD 3.2 yakni Memahami berbagai permasalahan sosial yang disebabkan oleh perubahan sosial di tengah-tengah pengaruh globalisasi. Sedangkan KD 4.2 yaitu mengategorisasikan berbagai permasalahan sosial yang disebabkan oleh globalisasi serta akibat-akibatnya dalam kehidupan nyata di masyarakat sehingga dapat merespons berbagai permasalahan sosial dan ketimpangan yang disebabkan proses globalisasi. Pembelajaran daring sosiologi nantinya bertujuan untuk membantu kalian menguasai dua kompetensi tersebut. 

Baik kita akan berlanjut pada materi inti bab II yakni mengenai permasalahan sosial sosial akibat perubahan sosial di tengah globalisasi. Ada pun untuk hari ini kita akan mengenai empat fenomena globalisasi dan empat bentuknya yang umum. Kemudian kalian juga akan belajar menginventarisasi tentang empat pengertian globalisasi menurut empat ahli. Ingin tahu? Yuuk ikuti tulisan di bawah ini. 

Apa sih globalisasi itu? Ilustrasi nya seperti ini; Misalnya dengan kecanggihan teknologi smartphone baik android maupun I-phone yang bisa mengakses jaringan internet hingga mancanegara, banyak hal dapat viral. Dalam satu jam, misalnya ada yang mengupload kegiatan atau peristiwa di sektarnya pada youtube, facebook, beberapa menit saja sudah banyak yang melihat. Tidak hanya orang di Probolinggo, tapi juga bisa masyarakat luar Probolinggo, atau bahkan luar Jawa, atau bahkan lagi bisa luar negeri. Ini lah yang dinamakan globalisasi. 

Salah satu ahli, Robertson sebagaimana dikutip oleh Piotr Sztomka dalam bukunya Sosiologi Perubahan Sosial, mendefinisikan globalisasi sebagai proses yang menghasilkan dunia tunggal. Masyarakat di seluruh dunia menjadi saling tergantung di hampir semua aspek kehidupan, baik kehidupan politik, ekonomi, maupun kebudayaan.

Tidak ada satu pun masyarakat atau negara di belahan dunia manapun yang mampu mencukupi kebutuhannya sendiri, tanpa menjalin hubungan dengan masyarakat atau negara yang lain. Hal ini karena semakin intensifnya komunikasi dan interaksi di antara individu, kelompok, atau masyarakat yang melampui batas-batas wilayah geografi, batas-batas negara, maupun kebudayaan, sehingga tempat yang saling berjauhan dapat terhubungkan. Ini lah yang membuat globalisasi terus muncul. 

Dalam bentuknya yang umum, globalisasi dapat didefinisikan oleh empat fenomena yang muncul dan meningkat sejak pertengahan abad ke-20, yaitu: 

Pertama, perubahan yang sangat cepat di bidang elektronika yang mengubah dasar-dasar teknologi serta sarana dan prasarana serta perlengkapan hidup yang diperlukan oleh para anggota masyarakat
untuk menjalankan aktivitasnya. Sarana, prasarana, dan perlengkapan hidup serta teknologi yang digunakan para warga masyarakat menjadi berbasis elektronika dan modern. Teknologi modern dan komunikasi melalui media telah menghubungkan manusia dari belahan-belahan dunia yang berjauhan. Perubahan ini sangat nyata, setelah dalam masa yang cukup lama dalam sejarah, manusia harus menghabiskan waktu yang lama sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk menempuh perjalanan dari satu negara ke negara lain.
 

Kedua, terjadinya aktivitas ekonomi dan perpindahan orang-orang yang bersifat lintas bangsa atau negara. Hal ini merupakan salah satu akibat dari dilepaskannya negara-negara di Afrika dan Asia oleh
bangsa yang menjajahnya, atau dekolonisasi.
 

Ketiga, diciptakannya ruang-ruang pergaulan sosial yang bersifat lintas bangsa atau bersifat trans-nasional. Fenomena ini juga terkait dengan digunakannya teknologi modern dan komunikasi melalui
media elektronik.
 

Ke-empat, terjadinya perubahan-perubahan secara kuantitatif maupun kualitatif mengenai ideologi, nilai-nilai, dan norma-norma sosial sehingga dapat diterima oleh hampir semua suku bangsa dan bangsa, sehingga hubungan sosial cenderung bersifat inklusif atau terbuka. Istilah ini biasa disebu kosmopolitanisme. 

Sampai di sini dulu perjumpaan kita padap pertemuan ini, berikutnya kita akan membahas mengenai empat pendekatan dalam memahami globalisasi yang bentuknya sekarang dominan. Jangan lupa klik daftar hadir di link bawah ini ya. 

Link daftar hadir : 

Friday, September 4, 2020

Pertemuan 6-Pembelajaran Daring Sosiologi Kelas XII IPS SMA Negeri 2 Kraksaan Kolaboratif Aspek Perkembangan Kesadaran Tanggung Jawab sosial-Rabu, 1 September 2020

Selamat pagi anak-anakku kelas XII IPS. Bertemu kembali pada pertemuan keenam belajar Sosiologi bersama. Semoga kalian tetap selalu semangat belajar mengenai sosiologi yaa. Kali ini kita masih akan membasa mengenai perubahan sosial. Ada saja yang bisa kita bahas terkait perubahan sosial ini. Apalagi kita bisa menemuinya dalam kehidupan sehari-hari. Ayoo ada yang tahu contohnya apa? Yuups, perubahan sosial selalu dan akan terus ada dalam kehidupan kita selama kita hidup di dunia ini. 
Hari ini kita akan membahas mengenai faktor pendorong dan tambahan faktor penghambat perubahan sosial.
Faktor pendorong perubahan sosial : 
1. Kontak dengan budaya lain
2. Sistem pendidikan yang maju
3. Sikap menghargai karya orang lain 
4. Sistem lapisan masyarakat yang terbuka
5. Penduduk yang heterogen 
6. Orientasi masa depan
7. Toleransi
8. Adanya nilai bahwa manusia harus berikhtiar untuk mengubah hidupnya
Ada pun tambahan faktor penghambat perubahan sosial antara lain: 
1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat 
3. Sikap masyarakat yang mempertahankan tradisi
4. Adanya kepentingan yang tertanam kuat
5. Adanya rasa takut terjadi kegoyahan dalam masyarakat 
Adanya perubahan sosial juga membawa pengaruh perubahan hubungan antarindividu dan antar kelompok. Baik individu maupun kelompok dapat menjadi subjek perubahan sosial maupun objek perubahan sosial. 
Demikian materi pada hari ini. Perubahan sosial selalu akan berkaitan dengan kehidupan kita. Untuk lebih memastikannya silakan klik link di bawah ini ya

Wednesday, August 26, 2020

Pertemuan 5-Pembelajaran Daring Sosiologi Kelas XII IPS SMA Negeri 2 Kraksaan Kolaboratif Aspek Perkembangan Kesadaran Tanggung Jawab Sosial- Rabu, 26 Agustus 2020

 Assalamualaikum, salam sejahtera, selamat pagi para peserta didik luar biasa kelas XII IPS. Bagaimana kabarnya hari ini?? Bismilah semoga selalu sehat dan bersemangat walau menghadapi situasi pandemi covid 19. Jangan lupa selalu memakai masker dan menaati protokol kesehatan yaa. 

Oh iya, hari ini kita akan belajar mengenai bentuk perubahan sosial. Sudah ada yang tahu atau belum? Perubahan sosial tentunya memiliki jenis-jenis. Tidak hanya satu. Apa saja sih bentuknya? Cek di bawah ini yaa..

1. Perubahan Lambat (Evolusi)

Rentetan-rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dan berjalan lambat. Pada evolusi, perubahan berjalan dengan sendirinya tanpa rencana atau kehendak tertentu. 

2. Perubahan cepat (Revolusi)

Perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau sendi-sendi kehidupan masyarakat. Dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan dan dapat terjadi dengan kekerasan atau tanpa kekerasan. Ukuran kecepatan juga relatif, karena revolusi yang tanpa percepatan pergantian biasanya juga berjalan lambat. 

3. Perubahan kecil

Perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak begitu membawa pengaruh besar

4. Perubahan besar 

Perubahan yang berpengaruh terhadap masyarakat dan lembaga-lembaganya, seperti sistem kerja, hak milik tanah, hubungan keluarga, dan stratifikasi di masyarakat. Intinya, perubahan itu membawa dampak besar ke masyarakat. 

5. Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan 

Perubahan yang diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan dalam masyarakat.

6. Perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan

Perubahan yang berada di luar jangkauan atau pengawasan masyarakat. Perubahan ini bisa membawa akibat sosial yang tidak diharapkan masyarakat. 

7. Perubahan Struktural dan perubahan proses 

Perubahan struktural : perubahan yang sangat mendasar yang menyebabkan timbulnya reorganisasi dalam masyarakat. 

Perubahan proses : perubahan yang sifatnya tidak mendasar. Perubahan itu hanya merupakan penyempurnaan dari perubahan sebelumnya. 

Nah beberapa pemaparan di atas merupakan kegiatan belajar sosiologi kita hari ini. Yuk diskusi pada link di bawah ini. Terima kasih dan tetap semangaat yaa...

Link daftar hadir : https://forms.gle/FqYSakzDwteNA4pu8

Tuesday, August 11, 2020

Pertemuan 4-Pembelajaran Sosiologi Daring Kolaboratif Aspek Perkembangan Kesadaran Tanggung Jawab Sosial Kelas XII IPS SMA Negeri 2 Kraksaan-Rabu, 12 Agustus 2020

        Selamat pagi anak-anakku kelas XII IPS, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat wal afiat dan bersemangaat yaaa. Kita kembali akan belajar sosiologi secara daring pada pagi hari ini. 

        Setelah minggu lalu kita belajar mengenai faktor penghambat perubahan sosial, kali ini kita akan belajar mengenai teori perubahan sosial. Materi ini menjelaskan mengenai apa yaa?? Selengkapnya bisa kalian lihat di bawah ini: 

1. Teori Siklus 

Melihat perubahan sebagai sesuatu yang berulang-ulang. Apa yang terjadi sekarang memiliki kemiripan dan kesamaan dengan apa yang terjadi sebelumnya. 

2. Teori Perkembangan 

        Perubahan dapat diarahkan ke titik tujuan tertentu, seperti perubahan dari masyarakat tradisional ke masyarakat yang modern yang kompleks. Dibagi menjadi dua yaitu teori evolusi dan teori revolusi. Tiga tahap teori perkembangan menurut Comte : 

a) Tahap Teologis

b) Tahap Metafisik

c) Tahap Positivis atau Alamiah 

3. Teori Gerakan Sosial 

        Ketidakpuasan terhadap kondisi tertentu yang ada dalam masyarakat adakalanya menimbulkan gerakan sosial, dimana sebagian besar orangmengorganisasikan diri untuk memperjuangkan perubahan. 

4. Teori Modernisasi 

        Teori modernisasi melihat bahwa perubahan negara-negara terbelakang akan mengikuti jalan yang sama dengan negara industri di barat. Teori ini melihat negara berkembang perlu melakukan modernisasi untuk lepas landas menjadi negara maju. Teori ini juga melihat negara berkembang memiliki banyak keterbelakangan. 

        Demikian materi hari ini, silakan jika ada pertanyaan silakan mengisi pada daftar hadir dengna link di bawah ini. Semangaat selaluu. 

Link daftar hadir : https://forms.gle/QZSY4T7w6aKqiZ5G8



Tuesday, August 4, 2020

Pertemuan 3 Pembelajaran Sosiologi Daring Kolaboratif Aspek Perkembangan Kesadaran Tanggung Jawab Sosial Kelas XII IPS SMA Negeri 2 Kraksaan, Rabu 05 Agustus 2020

        Selamat pagi anak-anakku kelas XII IPS. Eng ing eng!! Allah kembali mempertemukan kita dalam pembelajaran daring pagi hari ini. Alhamdulillah mari kita ucapkan pada Allah atas rahmat dan nikmat napas kehidupan yang telah kita nikmati sehingga kita masih bisa berjumpa dalam blog pak Ziqi😉
        Setelah minggu lalu kita belajar mengenai faktor penyebab perubahan sosial, kali ini kita akan belajar mengenai faktor penghambat perubahan sosial dan karakteristik perubahan sosial. Hmm dua hal ini menjelaskan mengenai apa yaa?? Selengkapnya bisa kalian lihat di bawah ini: 

1. Faktor penghambat perubahan sosial
Beberapa hal berikut menjadi faktor penghambat perubahan sosial. Kebanyakan berasal dari nilai yang telah mengakar dalam pada budaya dan kehidupan masyarakat. Diantaranya adalah : 
    a. Adanya unsur yang diperoleh melalui sosialisasi sejak kecil
    b. Adanya unsur yang menyangkut agama dan religi di masyarakat
    c. Adanya unsur yang menyangkut ideologi dan filsafat hidup bangsa
    d. Adanya unsur yang sudah diterima oleh masyarakat secara luas 

        Ada pun perubahan sosial sendiri memiliki karakteristik. Kalian bisa mengidentifikasi karakteristik perubahan sosial tersebut seperti di bawah ini: 
    a. Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang
    b. Perubahan yang cepat diikuti proses penyesuaian diri sehingga kadang mengakibatkan                 disorganisasi sementara 
    c. Perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan dan spiritual 
    d. Dalam menyikapi perubahan seseorang perlu memikirkan strategi menghadapinya sehingga dapat menjadi pelaku perubahan atau bahkan penentu perubahan

        Sampai di sini dulu materi kita hari ini, eits tapi jangan segera beranjak dulu yaa. Silakan mengisi daftar hadir dulu pada link di bawah ini. Dan jangan lupa juga mengisi evaluasi awal melalui quizizz yang link nya juga ada di bawah ini. Jadi ada dua link yang perlu kalian klik. Bismillah, semangaat, XII IPS bisa!! Salam sehat selalu anak-anakkuu. 😊

Jika kesulitan mengakses quiziz melalui google classroom bisa mengikuti langkah ini: 
2. Masukkan kode 9164842

Tuesday, July 28, 2020

Pertemuan 2-Pembelajaran Daring Sosiologi Kelas XII IPS SMA Negeri 2 Kraksaan, Rabu 29 Juli 2020

        Selamat pagi anak-anakku kelas XII IPS, kembali berjumpa pada blog pak Ziqi untuk belajar mengenai Sosiologi. Sudah kangen kah dengan materi berikutnya? hehe, saya harap begituu. Sebab materi ini sangat erat kaitannya dengan kehidupan kalian sehari-hari. Perubahan sosial. Ya, perubahan. Sesuatu yang pasti terjadi, dan akan terus terjadi. Dan semua individu harus siap menyikapinya. 
        Oh iya, materi pertemuan pertama kemarin sudah kalian baca semua atau belum?? Hayoo ngakuu, sudah apa belum? Belum apa sudah? Kalau belum silakan bisa membaca di blog ini materi hari pertama kemarin. Bagi yang sudah ya tidak apa-apa melihat dan membaca lagi. Sebab materinya ini terus saling berkaitan. Tapi jika sudah paham, yuk kita mulai membahas kelanjutan materi kemarin. 
        Pertemuan 1 lalu kita telah mengulik sedikit mengenai definisi perubahan sosial. Ada yang ingat kah apa itu perubahan sosial? Ayoo diklik lagi materi yang kemarin, hehe. Kali ini kita akan belajar apa sih faktor-faktor penyebab perubahan sosial?? Hmm, penasaran? Mari menuju paragraf selanjutnya. 

Ada beberapa faktor penyebab perubahan sosial yang terjadi pada suatu masyarakat, beberapa diantaranya bisa kalian baca yakni:
1. Faktor Internal
A. Perubahan Jumlah Penduduk

        Setiap masyarakat tentunya mengalami proses sosial di antaranya adalah interaksi sosial dan sosialisasi. Kedua kondisi ini baik cepat maupun lambat akan mengubah pola pemikiran dan tingkat pengetahuan yang akan lebih mempercepat proses perubahan.

        Perubahan penduduk yang ditandai dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk pada suatu daerah akan mengakibatkan keramahtamahan semakin menurun, kelompok sekunder akan bertambah banyak, struktur kelembagaan menjadi lebih rumit, dan bentuk-bentuk perubahan yang lainnya.

B. Penemuan Penemuan Baru dalam Masyarakat
        Penemuan baru juga dapat memengaruhi perubahan sosial. Penemuan yang benar-benar baru disebut discovery. Penemuan baru ini berupa alat, gagasan, atau rangkaian ciptaan.

C. Konflik

        Faktor penyebab perubahan sosial lainnya adalah adanya konflik di dalam masyarakat. Adanya perbedaan-perbedaan dalam masyarakat seperti perbedaan ciri-ciri fisik, kepentingan pendapat, status sosial ekonomi, suku bangsa, ras, agama, dan lain-lain seringkali memicu munculnya konflik.

        Konflik dapat terjaid antarindividu, antarkelompk, antar individu dengan kelompok, dan antargenerasi. Sebagai proses sosial, konflik memang merupakan proses disosiatif, namun tidak selalu berakibat negatif.

        Suatu konflik yang kemudian disadari akan memecahkan ikatan sosial biasanya akan diikuti dengan proses akomodasi yang justru akan menguatkan ikatan sosial. Jika demikian, biasanya akan terbentuk suatu keadaan yang berbeda dengan keadaan sebelum terjadi konflik.

D. Pemberontakan atau Gerakan Revolusi
        Revolusi yang terjadi pada masyarakat juga berpotensi besar mengubah tatanan masyarakat. Revolusi terjadi karena keinginan kuat masyarakat untuk berubah. Sedangkan pemberontakan terjadi karena keinginan kuat masyarakat untuk berubah ditolak oleh pemimpin masyarakat tersebut. Revolusi menyebabkan terjadinya perubahan sosial secara besar-besaran. Contohnya ialah kejadian revolusi di Rusia pada tahun 1917 yang menyebabkan perubahan Rusia yang dahulu merupakan kerajaan berubah menjadi diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin marxis.

2. Faktor Eksternal
A. Alam

        Faktor penyebab perubahan sosial dari luar bisa terjadi karena perubahan alam. Hal ini dikarenakan alam juga memiliki peranan yang snagat penting bagi kehidupan manusia.

        Alam merupakan penyedia bahan-bahan makanan dan pakaian, penghasil tanaman, serta sumber kesehatan dan keindahan. Nah, pertambahan jumlah penduduk dan kemajuan teknologi lambat laun bisa merusak alam.

        Jika jumlah penduduk semakin tinggi, maka akan semakin tinggi juga tekanan terhadap alam. Oleh karena itu, akan terjadi perusakan alam. Contoh dari faktor penyebab perubahan sosial yang disebabkan oleh alam seperti mengeringkan lahan pertanian untuk membangun rumah.

        Padahal hal ini bisa mengakibatkan lahan pertanian menjadi menyempit, serta banyak petani yang kehilangan lahan untuk bertani dan terpaksa bekerja sebagai buruh pabrik atau pekerjaan yang lainnya.

B. Peperangan

        Adanya peperangan di suatu wilayah juga menjadi faktor penyebab perubahan sosial. Hal ini mengakibatkan berubahnya kepribadian setiap individu sebagai anggota masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.

        Perubahan sosial karena peperangan ini bisa terjadi karena melibatkan seluruh komponen masyarakat dan akan membawa perubahan dalam masyarakat tersebut, baik besar maupun kecil.

        Selain itu, akan membawa akibat yang berarti bagi masyrakat setempatnya. Hal ini terutama pada masyarakat yang kalah perang, karena adanya pemaksaan berbagai kebudayaan oleh negara yang menang perang.

C. Pengaruh dari Kebudayaan dan tata hidup Masyarakat lain
        Hubungan yang di lakukan secara fisik antara dua masyarakat memiliki kecenderungan untuk saling mempengaruhi dan terjadi pertukaran kebudayaan. Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan, maka disebut demonstration effect. Namun seandainya pengaruh suatu kebudayaan saling menolak, maka disebut cultural animosity.

        Jika suatu kebudayaan memiliki taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain, maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser. Pertemuan tersebut terjadi akibat adanya komunikasi massa antara kedua belah pihak.
        Nah anak-anak, beberapa hal di atas bisa kita katakan sebagai faktor penyebab perubahan sosial. Menurut kalian, adanya ojek online, selebgram, hingga vloger, merupakan bagian perubahan sosial atau bukan?? Benarkah mereka bagian dari pelaku-pelaku perubahan sosial? Apa penyebab terjadinya hal tersebut??
        Okee, sampai di sini dulu ya perjumpaan kita pada pertemuan kedua ini. Minggu depan kita akan bertemu pada pembahasan berikutnya. Namun jika masih ada yang kurang jelas, silakan bertanya yaa. Dan jangan lupa, mengisi daftar hadir di bawah ini Salam sehat dan semangat selalu yaa. Oh iya jangan lupa follow IG BK SMA Negeri 2 Kraksaan dengan nama akun @bksman2kraksaan. Terima kasiih😊

Monday, July 20, 2020

Pertemuan 1-Pembelajaran Daring Sosiologi Kelas XII IPS-Rabu 22 Juli 2020

Definisi Perubahan Sosial
        Pada pertemuan pertama, kita akan mengawali belajar mengenai perubahan sosial. Ada kah yang pernah mengetahui atau membaca mengenai perubahan sosial? 
Kehidupan kita pasti akan selalu mengalami perubahan. Jika 100 tahun lalu orang kesulitan untuk menghubungi saudaranya yang berjarak 100 kilometer dari rumahnya, saat ini sudah tidak lagi. Tanya kabar bisa melalui ponsel yang ada aplikasi WA nya, menelepon langsung, hingga memakai aplikasi zoom meeting. Hal ini lah yang dapat kita namakan sebagai perubahan. 
        Bahasa kerennya, perubahan pada dasarnya adalah modifikasi struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Artinya ada pergeseran pada struktur sosial dan pola budaya pada masyarakat tertentu. Pergeseran-pergeseran itu lah yang menjadi pemahaman dari perubahan. 
Lantas apa sih yang bisa kita namakan perubahan sosial??
        Perubahan yang terjadi pada masyarakat sepajang masa. Gejala umum yang terjadi pada masyarakat sepanjang masa. Jadi perubahan sosial bisa kita katakan niscaya atau pasti akan terjadi pada setiap masa. Dulu kita tidak pernah mengira akan ada ojek online. Sekarang ternyata ojek online telah menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Indonesia. Ini lah perubahan-perubahan sosial yang nyata terjadi. 
        Perubahan sosial juga bisa berupa dua hal loh. Yakni kemajuan dan kemunduran. Kemajuan jika perubahan sosial semakin memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhannya dan dalam menjalani kehidupan. Sedangkan mundur, jika perubahans sosial malah lebih dominan membawa ke arah yang tidak menguntungkan. 
Nah, sampai sini dulu yaa materinya. Jika ada pertanyaan silakan tuliskan pada post comment di bawah bacaan ini. Salam sehat dan semangat selalu untuk kelas XII IPS SMA Negeri 2 Kraksaan. 

Berikut link daftar hadir pada pertemuan 1 ini. Silahkan diklik ya

Cegah Kriminalisasi Melalui Dewan Etik Guru

  Oleh : Masbahur Roziqi Penulis adalah guru bimbingan dan konseling SMAN 1 Kraksaan Kabupaten Probolinggo Profesi guru ternyata masih r...